Minggu, 25 Maret 2012

OS4 MUTIA 7411030018

Assalamualaikum Wr. Wb
KONSEP PROSES PADA SISTEM OPERASI LINUX
Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Setiap kali menggunakan
utilitas sistem atau program aplikasi dari shell, satu atau lebih proses ”child” akan
dibuat oleh shell sesuai perintah yang diberikan. Setiap kali instruksi dibe rikan pada
Linux shell, maka kernel akan menciptakan sebuah proses-id. Proses ini disebut juga
dengan terminology Unix sebagai sebuah Job. Proses Id (PID) dimulai dari 0, yaitu
proses INIT, kemudian diikuti oleh proses berikutnya (terdaftar pada /etc/inittab).
Beberapa tipe proses :
• Foreground
Proses yang diciptakan oleh pemakai langsung pada terminal (interaktif, dialog).
•Batch
Proses yang dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial (satu persatu). Prose
Batch tidak diasosiasikan (berinteraksi) dengan terminal.
•Daemon
Proses yang menunggu permintaan (request) dari proses lainnya dan menjalankan
tugas sesuai dengan permintaan tersebut. Bila tidak ada request, maka program ini
akan berada dalam kondisi “idle” dan tidak menggunakan waktu hitung CPU.
Umumnya nama proses daemon di UNIX berakhiran d, misalnya inetd, named ,
popd dll
2 SINYAL Proses dapat mengirim dan menerima sinyal dari dan ke proses lainnya. Proses mengirim sinyal melalui instruksi “kill” dengan format kill [-nomor sinyal] PID Nomor sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang didefinisikan system Standar nomor sinyal yang terpenting adalah :

3 MENGIRIM SINYAL Mengirim sinyal adalah satu alat komunikasi antar proses, yaitu memberitahukan proses yang sedang berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan. Berdasarkan sinyal yang dikirim ini maka proses dapat bereaksi dan administrator/programmer dapat menentukan reaksi tersebut. Mengirim sinyal menggunakan instruksi kill [-nomor sinyal] PID Sebelum mengirim sinyal PID proses yang akan dikirim harus diketahui terlebih dahulu.
4 MENGONTROL PROSES PADA SHELL Shell menyediakan fasilitas job control yang memungkinkan mengontrol beberapa job atau proses yang sedang berjalan pada waktu yang sama. Misalnya bila melakukan pengeditan file teks dan ingin melakukan interrupt pengeditan untuk mengerjakan hal lainnya. Bila selesai, dapat kembali (switch) ke editor dan melakukan pengeditan file teks kembali. Job bekerja pada foreground atau background. Pada foreground hanya diper untukkan untuk satu job pada satu waktu. Job pada foreground akan mengontrol shell - menerima input dari keyboard dan mengirim output ke layar. Job pada background tidak menerima input dari terminal, biasanya berjalan tanpa memerlukan interaksi. Job pada foreground kemungkinan dihentikan sementara (suspend), dengan menekan [Ctrl-Z]. Job yang dihentikan sementara dapat dijalankan kembali pada foreground atau background sesuai keperluan dengan menekan ”fg” atau ”bg ”. Sebagai catatan, menghentikan job seme ntara sangat berbeda dengan melakuakan interrupt job (biasanya menggunakan [Ctrl-C]), dimana job yang diinterrup akan dimatikan secara permanen dan tidak dapat dijalankan lagi. 5 MENGONTROL PROSES LAIN Perintah ps dapat digunakan untuk menunjukkan semua proses yang sedang berjalan pada mesin (bukan hanya proses pada shell saat ini) dengan format : ps –fae atau ps -aux Beberapa versi UNIX mempunyai utilitas sistem yang disebut top yang menyediakan cara interaktif untuk memonitor aktifitas sistem. Statistik secara detail dengan proses yang berjalan ditampilkan dan secara terus-menerus di-refresh . Proses ditampilkan secara terurut dari utilitas CPU. Kunci yang berguna pada top adalah s – set update frequency u – display proses dari satu user k – kill proses (dengan PID) q – quit Utilitas untuk melakukan pengontrolan proses dapat ditemukan pada sistem UNIX adalah perintah killall. Perintah ini akan menghentikan proses sesuai PID atau job number proses.
status proses
untuk bekerja di mode CLI atau commad line interface maka untuk berpindah maka tekan ctrl + alt + f2 secara bersamaan
maka akan langsung ke mode CLI percobaan pertama adalah kita akan melihat proses yang sedang berjalan.

PRAKTIKUM 4 OPERATING SISTEM:

1. hal pertama yang perlu kita lakukan adalah menghidupkan komputer kita yang telah terinstal system operasilinux didalamnya. untuk yang tidak punya laptop atau komputer yang terinstal linux di dalamnya, temen-temen bisa menggunakan aplikasi VMware atau Virtual Box sebagai media virtualisasi(Virtual PC).
2. pada praktek kali ini, kita akan menggunakan layar dengan tampilan command line penuh(CLI). untuk masuk ke dalam tampilan Command Line Terminal(tty2) kita gunakan kombinasi tombol CTRL+ALT+F2. untuk temen-temen yang menggunakan VMware atau Virtual PC yang laen, kombinasi tombol yang digunakan dapat berbeda sesuai dengan virtual machine yang digunakan. untuk lebih jelasnya silahkan menuju "mbah google". :)

3. langkah berikutnya silahkan temen-temen lihat pada gambar di bawah ini.
dalam gambar di atas terdapat beberapa perintah berkaitan dengan management proses di dalam sistem operasi linux. berikut beberapa penjelasa singkat dari saya mengenai perintah-perintah tersebut;
- "ps" => (process status) melihat kondisi proses yang ada
- "ps -u" => sama seperti perintah 'ps' namun dengan tampilan detail yang lebih lengkap
- "ps -u nissa" => menampilkan proses yang sesuai dengan user yang kita tuliskan di belakang '-u'.
- "ps -a" => melihat kondisi proses yang ada

- "ps -au" => menampilkan proses dari semua user yang ada (-au -> all user).
OK, tadi itu adalah beberapa perintah yang berhubungan dengan management proses, khususnya untuk status proses. berikutnya kita akan sedikit mempelajari tentang perintah-perintah yang akan menampilkan hubungan antara Proses Parent dan Child.
untuk memudahkan temen-temen dalam mempelajarinya, saya akan menjelaskan perintah-perintahnya dulu, kemudian dibawahnya akan saya tampilkan gambar-gambar hasil print screennya.
a. "ps -eH", menampilkan proses yang berjalan dimana proses child akan muncul dibawah proses parent dengan awalan beberapa spasi.
b. "ps -ef", sama seperti perintah "ps -eH" namun proses child akan muncul dengan awalan karakter grafis seperti '\' dan '_'.
c. "pstree", menampilkjan seluruh proses parent dan child dalam bentuk hirarki.
d. "pstree | grep daemon", menampilkan seluruh proses daemon yang sedang berjalan.
e. "pstree -p", untuk melihat semua PID dari proses yang ada.
f. "pstree -h", untuk menampilkan proses dan ancestor yang tercetak tebal.

selanjutnya adalah mengontrol proses pada shell.
berikut beberapa perintah dan penjelasannya;
a. "yes", mengirim output 'y' yang tidak pernah berhenti.
b. "yes > /dev/null", membelokkan standar output ke '/dev/null"
c. "yes > /dev/null &", menjalankan proses pada background. pada kasus ini, proses yes akan tetap berjalan pada background dan shell dapat kita gunakan untuk keperluan yang lain.
d. "jobs", melihat status proses.
e. "kill %", untuk menghentikan job berdasarkan nomor jobs.